Jembatan Mahulu Jadi "TPS Baru"
jembatanSAMARINDA. Rencana untuk menjadikan ruang di bawah Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Jl Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang menjadi kawasan yang lebih bersih mulai menuai kendala. Pasalnya, saat ini lokasi yang dulu rencananya akan dibangun posko PMK tersebut telah beralih fungsi menjadi tempat sampah.
Kondisi di bawah jembatan Mahulu terlihat kumuh dan jorok. Bahkan aroma tak sedap timbul dari sampah yang dibuang warga di bawah jembatan teresebut.
Menanggapi masalah ini, Lurah Sengkotek Abussamah merasa kaget dengan hal itu. Pihaknya mengutus ketua RT 16 dan RT 15 untuk melakukan pantaun terkait dengan kegiatan pembuangan sampah yang terjadi di bawah jembatan tersebut.
"Saya juga kaget ketika melintas di bawah jembatan itu. Saya tak tahu siapa yang membuang sampah di kawasan itu, namun saya yakin itu adalah orang luar kelurahan Sengkotek. Oleh karenanya dua RT yang ada di kawasan itu saya minta untuk memantau," ungkap Abussamah pada Sapos kemarin.
Pihaknya mengaku akan segera turun tangan ke lokasi untuk melakukan tinjauan langsung terkait dengan aksi buang sampah tersebut. Menurutnya pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Samarinda akan menyediakan kountener untuk warga guna membuang sampah. Hal itu juga salah satu cara untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di bawah jembatan tersebut.
"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak DKP terkait masalah itu dan rencananya dalam waktu dekat DKP akan menyediakan kountener untuk mengangkut sampah warga sengkotek," paparya.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tak membuang sampah di bawah Jembatan Mahulu. Karena dampak lingkungan yang diakibatkan oleh aksi buang sampah tersebut sangat besar.
"Imbauan saya agar warga tak membuang sampah di bawah jembatan, karena selain kumuh baunya itu yang sangat mengganggu warga," jelasnya.
 

Baca Juga

narkoba_no
.