Informasi Kaltim
| Balikpapan |
| Bontang |
| Kutai Kertanegara |
| Kutai Timur |
| Paser |
| Samarinda |
Artikel Menarik
| Gaya Hidup |
| Kesehatan |
| Pekerjaan |
| Pengetahuan |
| Olah Raga |
| Lebaran, RSUD IA Moeis Tetap Buka |
SAMARINDA. RSUD IA Moeis tetap siaga selama Lebaran. Meskipun ada cuti bersama, namun hal itu bukan menjadi kendala bagi seluruh dokter maupun staf perawat di rumah sakit milik Pemkot Samarinda itu.
Menurut Direktur RSUD IA Moeis Dr Rini Retno Sukesi, kegiatan yang dilaksanakan ketika Lebaran sudah menjadi keputusan. Sehingga untuk melakukan pelayanan, mereka yang bertugas tetap melaksanakan kewajibannya sebagai tenaga medis. "Memang ada cuti bersama ketika Lebaran, namun kita tetap aktif walaupun masa libur karena memang sudah menjadi kewajiban kami untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Rini pada Sapos. Menurut Rini ada perbedaan antara hari biasa dan cuti bersama. Bila hari biasa, poliklinik yang berada di lantai dasar gedung rumah sakit tersebut buka, namun selama cuti bersama, poliklinik di lantai dasar tutup. Sehingga seluruh pelayanan untuk sementara dilakukan di UGD. Selain poliklinik, seluruh kegiatan di rumah sakit tersebut berjalan dengan lancar. Namun hanya sistem kerjanya saja yang di ubah. Bila di hari biasa, mereka menggunakan 3 shift namun selama cuti bersama diberlakukan sistem dua shift. Sehingga pegawai di rumah sakit tersebut dapat lebih menikmati Lebaran. "Kita tidak memungkiri pada hari Lebaran ada pegawai yang memerlukan waktu silaturahmi, karenanya kita melakukan sistem dua shift," paparnya. Kendati demikian, Rini menjamin pelayanan yang diberikan kepasa seluruh pasien tak akan berkurang. Sehingga warga tak perlu khawatir untuk mengunjungi rumah sakit yang berada di Jl HAMM Rifaddin, Samarinda Seberang tersebut. "Yang pasti pelayanan yang kita berikan kepada seluruh pasien akan tetap berjalan, baik itu di ruang perawatan, UGD dan beberapa pelayanan lainnya," pungkasnya. (aya) |
SAMARINDA. RSUD IA Moeis tetap siaga selama Lebaran. Meskipun ada cuti bersama, namun hal itu bukan menjadi kendala bagi seluruh dokter maupun staf perawat di rumah sakit milik Pemkot Samarinda itu.

