Informasi Kaltim
| Balikpapan |
| Bontang |
| Kutai Kertanegara |
| Kutai Timur |
| Paser |
| Samarinda |
Artikel Menarik
| Gaya Hidup |
| Kesehatan |
| Pekerjaan |
| Pengetahuan |
| Olah Raga |
| Petani Samarinda Sebaiknya Tidak Jual Lahannya |
Samarinda - Wali Kota Samarinda, Syahharie Jaang mengimbau agar petani di Kota Tepian, Kalimantan Timur itu tidak tergiur untuk menjual lahannya kepada perusahaan tambang batu bara.
"Jangan jual lahan pertanian untuk tambang karena bisa mengurangi luas pertanian," katanya di Samarinda, Jumat. Ia khawatir bahwa jika lahan pertanian dijual maka bisa menghambat program ketahanan pangan, selain itu bisa timbul dapat merugikan bagi pengelolaan lingkungan hidup akibat berkurang kawasan tangkapan air. Kota Samarinda kini tercatat sebagai daerah yang cukup banyak lahan tambang yang sudah diekploitasi selain Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Timur. Ia menuturkan bahwa sektor pertanian terkait erat dengan perekonomian rakyat sehingga petani jangan mudah atas tawaran perusahaan batu bara untuk membeli lahannya. Di sis lain, ia juga mengimbau kepada perusahaan tambang untuk dapat memberdayakan masyarakat dengan memberikan pelatihan dalam mengelola lahan-lahan eks tambang seperti salah satu perusahaan tambang di daerah Berambai Samarinda Utara. Perusahaan tersebut memanfaatkan kolam eks tambang perusahaan tersebut mampu memberdayakan masyarakat dengan membudidayakan ikan sidat oleh sekelompok tani lewat keramba jaring apung. "Kebetulan beberapa waktu lalu saya sempat di undang untuk menghadiri saat panen ikan sidat tersebut di perusahaan tambang, Dan ternyata sangat menguntungkan karena ikan ini sangat populer dan dikonsumsi di negara Jepang," katanya. Ia mengingatkan kepada perusahaan tambang yang beroperasi di Kota Tepian agar lahan yang tidak ditambang menjadi kewajiban untuk dilakukan reklamasi, tentunya dengan menanam tumbuhan yang kiranya dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat. "Selain berkewajiban melakukan reklamasi dalam kesempatan ini, saya menginginkan kepada perusahaan tambang untuk komitmen membuatkan folder penampungan air di lahan perusahaan guna mengatasi hal-hal yang dapat berdampak bagi warga sekitar, khususnya yang dapat merusak lahan pertanian," ujar Syaharie.(*) ( Antara ) |
Samarinda - Wali Kota Samarinda, Syahharie Jaang mengimbau agar petani di Kota Tepian, Kalimantan Timur itu tidak tergiur untuk menjual lahannya kepada perusahaan tambang batu bara.

